5. Mencintai Kebersihan

Jepang dikenal dengan sebutan salah satu negara terbersih di dunia. Budaya cinta kebersihan sudah ditanamkan sejak kecil di sekolah dan di rumah. Diajarkan oleh guru dan orang tua. Dicontohkan oleh lingkungan, di mana anak-anak diajar untuk memilah sampah, menggosok gigi sebelum tidur, mencuci tangan saat pulang dan sebagainya.

Konon katanya pemerintahnya sehabis masa perang menggelontarkan dana yang sangat besar untuk fokus terhadap kebersihan negaranya (selain mengupgrade dana pendidikan).

Akhirnya membuat jepang menjadi salah satu negara paling bersih, baik di sungai, laut, gunung, jalanan, fasilitas umum dan lainnya. Menjadikannya juga sebagai salah satu pilihan destinasi wisatawan saat liburan.

Pengolahan sampah yang baik juga bisa kita tiru dari Jepang untuk meminimalisir gunungan sampah TPA di tiap wilayah, seperti recycle botol, membawa tepak makan, botol minum sendiri saat berpergian juga goodie bag untuk berbelanja.

Di Indonesia kita bisa memilah sampah di rumah, sampah organik (sisa sayur, kulit bawang, makanan sisa, dll) dijadikan pakan ternak, dijadikan kompos atau ditaroh di biofori untuk menutrisi tanah agar lingkungan sekitar rumah menjadi subur sehingga tanaman produktif semisal mangga, pandan, sereh, ubi, jambu, pepaya, sirsak, pisang dan sebagainya bisa tumbuh.

Kemudian sampah anorganik misal kantong plastik yang terlanjur ada di rumah bisa dipake lagi untuk membungkus barang atau sampah misalnya atau bikin ecobrick (bata Ramli) dari sampah plastik yang dibersihkan, dipotong kecil, dan dimasukin ke botol.

Kembali ke topik tentang kebersihan, orang yang senantiasa menjaga kebersihan itu biasanya memiliki hidup yang teratur, tertata rapih, dan memiliki kesehatan yang baik.

Salah satu ritual wajib untuk menjaga kebersihan yang biasa dilakukan muslim ialah berwudu, dengan wudu minimal 5x sehari ampuh mengurangi intensitas bakteri di tubuh, di mana membasuh menggunakan air mengalir di bagian tangan dari telapak ke siku, mulut, hidung, wajah, ubun-ubun, telinga hingga dari telapak kaki ke betis (semua area tubuh tersebut memiliki resiko terpapar dari bakteri serta polutan).
 
Dengan mencintai kebersihan yang bisa dijadikan lifestyle membuat hidup kita jadi lebih sehat dan bahagia dalam menjalani hidup, bayangkan saja kalau kita ingin tidur misalnya namun sarung bantal dan sprei kita bau karena jarang dicuci, atau pakaian yang kita kenakan bau keringat.

Atau meja kerja kita jorok, ada bekas sisa makanan, sampah yang masih nangkring di atas atau laci meja, tentu normalnya kita akan merasa risih kan? Dengan mencintai kebersihan secukupnya kita bisa akan lebih percaya diri untuk menjalani hari.

Comments

Popular posts from this blog

1. Makan Makanan Hambar

2. Jalan Jaki

4. Berat Badan Ideal